Sabtu, 10 Oktober 2015

Biologi

1.    Proses apa yang menjelaskan penyerapan air lewat membran permukaan sel dari semua sel hidup? Osmosis
Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer.

2.    Ingat difusi sederhana gas-gas yang terlibat dalam pernapasan. Kenapa mempertahankan gradien konsentrasi itu penting? Oksigen harus masuk, karbon dioksida keluar
Pada pernapasan, glukosa dioksidasi dan energi karbon dioksida serta air diproses pada proses itu. Karbon dioksida adalah gas buangan. Difusi membutuhkan gradien konsentrasi. Jadi karena oksigen yang digunakan di sana merupakan gas dengan konsentrasi terendah dalam sel jadi bisa dimasukkan lewat membran. 
Saat bersamaan, diproduksi karbon dioksida. Konsentrasinya dalam sel meningkat jadi bisa dikeluarkan lewat membran. Ini adalah contoh pertukaran gas. Mempertahankan gradien konsentrasi untuk masing-masing memastikan kalau tiap gas mengalir dengan arah yang berbeda.

3.    Pada hewan, mengapa penting untuk mempertahankan potensi air yang sama di tiap sisi membran sel? Sel bisa menyusut atau meledak
Jika potensi air yang mengelilingi sel tinggi, akan ada aliran jala molekul air ke dalam sel dan sel itu akan meledak . JIka situasinya dibalik, sel akan kehilangan air, menyusut dan metabolismenya perlahan melambat

4.    Dua proses apa yang difasilitasi oleh bagian hidrofilik membran (menjadikan lebih mudah atau memungkinkan untuk terjadi)? Katalis dan transpor
Terdapat ribuan ragam protein masing-masing punya fungsi tersendiri. Sejauh berhubungan dengan membran beberapa protein memfasilitasi transpor zat ke seluruh membran dengan menciptakan jalur untuk lintasan zat tersebut. Enzim-enzim ada untuk meng-katalis reaksi biokimia, yang memungkinkan zat-zat lain masuk atau keluar sel. Sintesis terjadi di ribosom dan antigen dilibatkan dalam sistem kekebalan.

5.    Pada model mosaik zalir membran sel, kenapa membran disebut bipolar?
Polaritas terkait dengan distribusi muatan dan karenanya, seberapa hidrofobik atau hidrofilik suatu zat. Pada membran bipolar, terdapat komponan polar hidrofilik, yang membentuk matriks internal membran. Komponen hidrofobik non polar membentuk batas dalam dan luar membran sel

6.    Fibrosis sistik adalah penyakit genetik yang diturunkan yang muncul karena lintasan normal ion-ion klorida ke seluruh membran sel terganggu. Proses mana yang terpengaruh?
Sintesis protein dimulai di nukleus dan berlanjut di ribosom. Osmosis hanya terkait dengan aliran molekul air. Proses ini jauh lebih kompleks dari difusi terkendali. Tapi protein CTFR yang terganggu tidak berfungsi seperti adanya dan tipe difusi ini yang terganggu, yang memiliki dampak besar pada fungsi sel, karenanya, orang tersebut terserang. 

7.    Pada model mosaik zalir, apa fungsi membran bipolar? Melindungi dan mengatur tranpor

8.    Bagian lain sel hewan mana yang bisa memiliki lapisan hidrofobik? Fosfolipid
Antara nukleus dan sitoplasma terdapat batas lipid hidrofobik yang jauh lebih tipis, yang mencegah terjadinya interaksi antara sitoplasma dan organelnya dengan asam nukleat dan zat-zat lain yang dimilikinya.

9.    Mengacu pada teks tema, dengan proses apa sel-sel seperti mikrovili menggunakan energi yang diperoleh dari pernapasan guna menyerap zat yang dicerna?Transpor aktif adalah proses dimana zat-zat bergerak melawan gradien konsentrasi. Mikrovili terletak dalam usus kecil dan meningkatkan luas permukaannya, karenanya, tukar permukaan bagi molekul-molekul glukosa. 
Gradien konsentrasi adalah seperti perkiraan kita akan aliran molekul glukosa ke dalam usus kecil; namun kenyataannya terjadi hal sebaliknya. Ini hanya mungkin dengan transpor aktif, yang menggunakan energi yang diperoleh dari pernapasan untuk menghentikan aliran molekul glukosa ke dalam usus kecil.

10.  Kenapa semua sel Eukariota makhluk hidup (tumbuhan dan hewan) punya zalir lapisan jaringan yang tipis yang mengelilingi membran sel? Lingkungan pertukaran zalir

Zalir jaringan mengandung semua zat terlarut seperti glukosa atau oksigen terlarut (dan produk buangan) yang diangkut ke dan dari aliran darah. Ini adalah media zalir, karenanya, penting bagi semua zat untuk diangkut dalam bentuk terlarut.

Hikayat Ibnu Hasan beserta unsur intrinsik dan ekstrinsik

HIKAYAT IBNU HASAN
“IBNU HASAN”

Syahdan, zaman dahulu kala, ada seorang kaya hartawan bernama Syekh Hasan, banyak harta banyak uang terkenal kesetiap negeri merupakan orang terkaya bertempat tinggal di Negeri Bagdad yang terkenal kemana-mana sebagai kota yang paling ramai saat itu.

Syekh Hasan sangat bijaksana, mengasihi fakir miskin, menyayangi yang kekurangan, menasehati yang berikiran sempit, mengingatkan orang yang bodoh, diajari ilmu yang baik, walaupun harus mengeluarkan biaya, berupa pakaian atau uang, karena itu banyak pengikutnya.

Syekh Hasan saudagar yang kaya raya memiliki seorang anak laki-laki yang sangat tampan, pendiam, dan baik budi, berusia sekitar tujuh tahun Ibnu Hasan namanya. Ibnu Hasan sedang lucu-lucuya semua orang senang melihatnya apalagi orang tuanya namun demikian anak itu tidak sombong, perilakunya kalem, walaupun hidupnya dimanjakan, tidak kekurangan sandang, namun Ibnu Hasan sama suka bersolek karena itulah kedua orang tuanya sangat menyayanginya.

Ayahnya berfikir,”Alangkah salahnya aku, menyayangi diluar batas, tanpa pertimbangan, bagaimana kalau akhirnya, dimurkai Allah Yang Agung, aku pasti durhaka tak dapat mendidik anak mengkaji ilmu yang bermanfaat.”

Dipanggilnya putranya, anak itu segera mendatanginya diusap-usapnya putranya sambildinasihati bahwa ia harus mengaji, katanya “Sekarang saatnya anakku, sebenarnya aku kuatir tapi pergilah ke Mesir carilah jalan menuju keutamaan. ”Ibnu Hasan menjawab,”Ayah jangan ragu-ragu, jangankan jalan menuju kemuliaan, jalan kematianpun hamba jalani, semua kehendak orang tua, akan hamba turuti, tidak akan ku tolak, siang malam hanya perintah ayah ibu yang hamba nantikan.”

Singkat cerita, Ibnu Hasan yang akan berangkat kepesantren, berpisah dengan kedua orangtuanya hatinya sangat sedih ibunya tidak tahan menangis terisak-isak harus berpisah dengan putranya yang masih sangat kecil belum cukup usia.

“Kelak, apabila anaknda sudah sampai ketempat merantau, pandai-pandailah menjaga diri karena jauh dari orang tua harus tahu ilmunya hidup jangan keras kepala, angkuh dan menyombongkan diri, merasa lebih dari yang lain, merasa diri orang kaya lalu menghina sesama. Kalau begitu perbuatanmu, hidupmu tidak akan senang karena dimusuhi semua orang, tidak akan ada yang mau menolong, kalau celaka tidak akan diperhatikan, berada dirantau orang, kalau judes akan mendapatkan kesusahan, hati-hatilah menjaga diri jangan menganggap enteng segala hal.” Ibnu Hasan menjawab dengan takzim,”Apa yang Ibu katakan, akan selalu kuingat dan kucatat dalam hati, doakanlah aku agar selamat, semoga jangan sampai menempuh jalan yang salah, pesan ibu akan kuperhatikan, siang dan malam.”

Singkat cerita Ibnu Hasan sudah berangkat dikawal dua pengasuhnya sejak kecil, Mairin dan Mairun. Mereka berangkat berjalan kaki, Mairun memikul semua perbekalan dan pakaian, sementara Mairin mengikuti dari belakang sesekali menggantikan tugas Mairun.

Perasaan sedih prihatin, kehujanan, kepanasan, selama perjalanan yang makan waktu berhari-hari namun akhirnya sampai juga dipusat kota Negara Mesir, dengan selamat berkat do’a ayah dan ibunda selanjutnya, segera ia menemui seorang alim ulama, terus berguru padanya.

Pada suatu hari, saatba’da zuhur, Ibnu Hasan sedang di jalan, bertemu seseorang bernama Saleh, yang baru pulang dari sekalah, Ibnu Hasan menyapa,”Anda pulang dari mana?” Saleh menjawab dengan sopan,”Saya pulang sekolah.” Ibnu Hasan bertanya lagi,” Sekolah itu apa? Coba jelaskan padaku!” yang ditanya menjawab,”Apakah anda belum tahu?” “sekolah itu tempat ilmu, tepatnya tempat belajar,  berhitung, menulis, mengeja, belajar tatakrama, sopan santun terhadap yang lebih tua dan yang lebih muda, dan terhadap sesama, harus sesuai dengan aturan.”

Begitu Ibnu Hasan mendengar penjelasan tersebut, betapa girang hatinya, dia segera pulang, menghadap kyai dan meminta izinya, untuk belajar disekolah, guna mencari ilmu. Sekarang katakan padaku apa yang sebenarnya kamu harapkan.” Kyai berkata demikian, tujuan untuk menguji muridnya, apakah betul-betul ingin mencari ilmu atau hanya alasan supaya mendapat pujian. Ibnu Hasan menunduk, menjawab agak malu,”Hamba ingin menjelaskan mengapa hamba besusah payah tanpa mengenal lelah, mencari ilmu. Memang sangkaan orang begitu karena ayahku kaya raya, tidak kekurangan uang, ternaknya pun banyak, hamba tidak usah bekerja, karena tidak akan kekurangan. Namun, pendapat hamba tidak demikian, akan sangat memalukan seandainya ayah sudah tiada, sudah meninggal dunia, semua hartanya jatuh ketangan hamba. Tapi, ternyata tidak terurus karena saya tidak teliti akhirnya harta itu habis, bukan bertambah. Distulah terlihat ternyata kalau hamba ini bodoh. Bukan bertambah mashur, asalnya anak orang kaya, harus menjadi buruh. Begitulah pendapat saya karena modal sudah ada saya hanya tinggal melanjutkan. Pangkat anakpun begitu pula, walaupun tidak melebihi orang tua, paling tidak harus sama dengan orang tua, dan tidak akan melakukan, apalagi kalau lebih miskin, ibaratnya anak seorang patih.” Maka, yakinlah kyai itu akan bauk muridnya.

UNSUR INTRINSIK

1.          TEMA
v Seorang anak ( Ibnu Hasan ) yang berbakti, menuruti dan mematuhi perkataan orang tua
v Seorang anak ( Ibnu Hasan ) yang ingin mengkaji ilmu yang bermanfaat

2.          ALUR
Alur yang digunakan dalam hikayat tersebut adalah alur maju

3.          SUDUT PANDANG
Sudut pandangnya adalah sudut pandang orang ketiga

4.          GAYA BAHASA
Gaya bahasa yang digunakan dapat dimengerti dan jelas

5.          LATAR
v LATAR TEMPAT
Negeri Bagdad, Pusat Kota Negara Mesir, Pesantren
v LATAR WAKTU
Syahdan, zaman dahulu kala, saat ba’da zuhur
v LATAR SUASANA
Senang, sedih

6.          PENOKOHAN
v  BERDASARKAN SIFAT
Syekh Hasan                      : Protagonis
Ibnu Hasan                         : Protagonis
Ibu Ibnu Hasan                   : Protagonis
Mairun                                : Protagonis
Mairin                                 : Protagonis
Saleh                                   : Protagonis
Guru Kyai                          : Protagonis
v  METODE PENOKOHAN ( METODE ANALITIK DAN DRAMATIK )
Syekh Hasan               : Sangat bijaksana, mengasihi fakir miskin, menyayangi yang kekurangan, menasehati yang berikiran sempit, mengingatkan orang yang bodoh, diajari ilmu yang baik, walaupun harus mengeluarkan biaya, berupa pakaian atau uang, karena itu banyak pengikutnya, seorang hartawan ( banyak harta dan uang ).
Ibnu Hasan                   : Tidak sombong, perilakunya kalem, walaupun hidupnya dimanjakan, tidak kekurangan sandang, suka bersolek
Ibu Ibnu Hasan           : Baik, penyanyang
Mairun                        : Baik
Mairin                         : Baik
Saleh                           : Baik, pintar
Guru Kyai                   : Baik

7.    AMANAT
Janganlah menjadi orang yang sombong, angkuh dan menghina orang lain hanya karena kita banyak harta dan tidak kekurangan sandang pangan serta jadilah anak yang selalu berbakti kepada orang tua.

8.    KONFLIK
Karena Ibnu Hasan diperintah ayahnya untuk mengkaji ilmu yang bermanfaat ke Negara Mesir sehingga ibunya tidak tahan melihatnya pergi dan menangis terisak-isak.

UNSUR EKSTRINSIK

1)   NILAI AGAMA
(“……..dengan selamat berkat do’a ayah dan ibunda selanjutnya, segera ia menemui seorang alim ulama, terus berguru padanya.”) Dan (“Syekh Hasan sangat bijaksana, mengasihi fakir miskin, menyayangi yang kekurangan, menasehati yang berikiran sempit, mengingatkan orang yang bodoh, diajari ilmu yang baik, walaupun harus mengeluarkan biaya, berupa pakaian atau uang, karena itu banyak pengikutnya.”)

Nilai agama yang terdapat dari penggalan hikayat tersebut adalah berkat doa orang tua kepada anaknya maka selamatlah anaknya sampai tujuan serta sebagai umat yang beragama kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang maha Esa agar selalu diberikan keselamatan dan juga kita selalu menyanyangi orang yang tidak mampu.

2)   NILAI SOSIAL
“Singkat cerita Ibnu Hasan sudah berangkat dikawal dua pengasuhnya sejak kecil, Mairin dan Mairun. Mereka berangkat berjalan kaki, Mairun memikul semua perbekalan dan pakaian, sementara Mairin mengikuti dari belakang sesekali menggantikan tugas Mairun.”

Nilai sosial yang terdapat dari penggalan hikayat tersebut adalah bahwa kita sesame manusia harus saling tolong menolong dan saling melindungi satu sama lain.

3)   NILAI BUDAYA
“Dipanggilnya putranya, anak itu segera mendatanginya diusap-usapnya putranya sambil dinasihati bahwa ia harus mengaji, katanya “Sekarang saatnya anakku, sebenarnya aku kuatir tapi pergilah ke Mesir carilah jalan menuju keutamaan. ”Ibnu Hasan menjawab,”Ayah jangan ragu-ragu, jangankan jalan menuju kemuliaan, jalan kematianpun hamba jalani, semua kehendak orang tua, akan hamba turuti, tidak akan ku tolak, siang malam hanya perintah ayah ibu yang hamba nantikan.”

Nilai budaya yang terdapat dari penggalan hikayat tersebut adalah bahwa kita sebagai seorang anak akan selalu mematuhi perkataan orang tua kita namun perintah yang positif.

4)   NILAI ADAT ISTIADAT/ETIKA
“Kelak, apabila anaknda sudah sampai ketempat merantau, pandai-pandailah menjaga diri karena jauh dari orang tua harus tahu ilmunya hidup jangan keras kepala, angkuh dan menyombongkan diri, merasa lebih dari yang lain, merasa diri orang kaya lalu menghina sesama. Kalau begitu perbuatanmu, hidupmu tidak akan senang karena dimusuhi semua orang, tidak akan ada yang mau menolong, kalau celaka tidak akan diperhatikan, berada dirantau orang, kalau judes akan mendapatkan kesusahan, hati-hatilah menjaga diri jangan menganggap enteng segala hal.” Ibnu Hasan menjawab dengan takzim,”Apa yang Ibu katakan, akan selalu kuingat dan kucatat dalam hati, doakanlah aku agar selamat, semoga jangan sampai menempuh jalan yang salah, pesan ibu akan kuperhatikan, siang dan malam.”

Nilai etika dari penggalan hikayat tersebut adalah jangan merasa sombong dan saling tolong menolonglah terhadap sesama karena setiap orang akan saling membutuhkan ( makhluk sosial ).

5)   NILAI EKONOMI
Syahdan, zaman dahulu kala, ada seorang kaya hartawan bernama Syekh Hasan, banyak harta banyak uang terkenal kesetiap negeri merupakan orang terkaya bertempat tinggal di Negeri Bagdad yang terkenal kemana-mana sebagai kota yang paling ramai saat itu.

Nilai ekonomi yang terdapat dari penggalan hikayat tersebut adalah bahwa orang tersebut merupakan orang yang banyak harta dan uang serta terkenal kemana-mana.

6)   NILAI PENDIDIKAN
Pada suatu hari, saatba’da zuhur, Ibnu Hasan sedang di jalan, bertemu seseorang bernama Saleh, yang baru pulang dari sekalah, Ibnu Hasan menyapa,”Anda pulang dari mana?” Saleh menjawab dengan sopan,”Saya pulang sekolah.” Ibnu Hasan bertanya lagi,” Sekolah itu apa? Coba jelaskan padaku!” yang ditanya menjawab,”Apakah anda belum tahu?” “sekolah itu tempat ilmu, tepatnya tempat belajar,  berhitung, menulis, mengeja, belajar tatakrama, sopan santun terhadap yang lebih tua dan yang lebih muda, dan terhadap sesama, harus sesuai dengan aturan.”

Begitu Ibnu Hasan mendengar penjelasan tersebut, betapa girang hatinya, dia segera pulang, menghadap kyai dan meminta izinya, untuk belajar disekolah, guna mencari ilmu. Sekarang katakan padaku apa yang sebenarnya kamu harapkan.” Kyai berkata demikian, tujuan untuk menguji muridnya, apakah betul-betul ingin mencari ilmu atau hanya alasan supaya mendapat pujian. Ibnu Hasan menunduk, menjawab agak malu,”Hamba ingin menjelaskan mengapa hamba besusah payah tanpa mengenal lelah, mencari ilmu. Memang sangkaan orang begitu karena ayahku kaya raya, tidak kekurangan uang, ternaknya pun banyak, hamba tidak usah bekerja, karena tidak akan kekurangan. Namun, pendapat hamba tidak demikian, akan sangat memalukan seandainya ayah sudah tiada, sudah meninggal dunia, semua hartanya jatuh ketangan hamba. Tapi, ternyata tidak terurus karena saya tidak teliti akhirnya harta itu habis, bukan bertambah. Distulah terlihat ternyata kalau hamba ini bodoh. Bukan bertambah mashur, asalnya anak orang kaya, harus menjadi buruh. Begitulah pendapat saya karena modal sudah ada saya hanya tinggal melanjutkan. Pangkat anakpun begitu pula, walaupun tidak melebihi orang tua, paling tidak harus sama dengan orang tua, dan tidak akan melakukan, apalagi kalau lebih miskin, ibaratnya anak seorang patih.” Maka, yakinlah kyai itu akan bauk muridnya.

Nilai pendidikan yang terdapat dari penggalan hikayat tersebut adalah bahwa kita menuntut ilmu bukan untuk mendapat pujian melainkan untuk mendapatkan imu yang bermanfaat untuk masa depan yang lebih baik.

soal biologi

1.    Apa fungsi dari vesikel yang mengandung lisosom dan di mana vesikel tersebut disintesis?
Jawab : Pencernaan; di dalam retikulum endoplasma kasar
Penjelasan : Lisosom adalah vesikel kecil, yang mengandung enzim pencernaan, yang berarti vesikel tersebut disintesis di dalam retikulum endoplasma kasar. Vesikel mengandung enzim intraseluler yang dibutuhkan untuk mencerna vakuola makanan.

2.    Apa fungsi vesikel sel?
Jawab : Transportasi
Penjelasan : Vesikel adalah organel yang sangat kecil. Fungsinya adalah untuk pengangkutan zat-zat ke seluruh sel  dan merupakan tempat penyimpanan molekul untuk metabolisme sel.

3.    Apa fungsi retikulum endoplasma halus?
Jawab : Sintesis lipid
Penjelasan : Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom. Merupakan tempat sintesis zat-zat yang diperlukan oleh sel itu sendiri. Lipid dibutuhkan untuk pembentukan membran sel. Pada beberapa sel khusus, seperti pada pasangan otot antagonis, lipid menyimpan zat-zat yang dibutuhkan sel (untuk otot-otot tersebut, ion-ion kalsium disimpan). Sitoplasma tidak disintesis dengan cara yang sama, dan seluruh respon lainnya berhubungan dengan sintesis protein.

4.    Apa fungsi dari retikulum endoplasma kasar?
Jawab : Sintesis protein
Penjelasan : Retikulum endoplasma kasar mengandung ribosom. Organel-organel kecil tersebut merupakan tempat sintesis protein yang dikodekan oleh DNA di dalam inti sel.

5.    Mengapa sel yang mensekresikan zat-zat cenderung memiliki badan Golgi yang lebih aktif?
Jawab : Sel mengandung lebih banyak zat-zat ekstraseluler
Penjelasan : Badan Golgi ada pada semua sel. Ingat bahwa Badan Golgi merupakan perpaduan dari vesikel-vesikel, yang berasal dari retikulum endoplasma kasar dan halus. Badan Golgi merupakan tempat terjadinya sintesis zat-zat, yang digunakan diluar sel, atau disekresikan. Badan Golgi di dalam sel, seperti yang terlibat dalam proses pencernaan, Badan Golgi mensekresikan enzim ke bagian saluran pencernaan yang benar. Dengan demikian, di dalam sel-sel yang terlibat dalam proses-proses tersebut Badan Golgi akan bekerja lebih aktif.

6.    Mengapa vesikel memiliki membran lipid?
Jawab : Proteksi
Penjelasan : Sitoplasma (sitosol) adalah, larutan berbasis air yang digunakan sebagai medium pengangkut zat untuk masuk dan keluar sel. Vesikel berguna untuk pengangkutan dan penyimpanan zat-zat. Membran diperlukan untuk menyimpan zat-zat yang dikandung vesikel yang tidak berhubungan dengan sitoplasma dengan cara yang sama seperti sel dan membran inti sel menjaga struktur sel.

7.    Jenis zat apa yang membentuk vesikel Golgi?
Jawab : Zat-zat ekstraseluler
Penjelasan : Badan Golgi mengumpulkan, menyimpan, memproses dan mengangkut molekul dari retikulum endoplasma. Badan Golgi terbentuk dari perpaduan dari vesikel yang berasal dari retikulum endoplasma kasar dan halus. Yang berarti Badan Golgi mengandung zat-zat interseluler dan intra seluler.

8.    Jenis zat apa yang disimpan dalam retikulum endoplasma halus?
Jawab : Zat-zat yang berperan dalam fungsi-fungsi khusus
Penjelasan : Retikulum endoplasma tidak mengandung ribosom dan memiliki fungsi yang berbeda dengan retikulum endoplasma kasar. Umumnya retikulum endoplasma halus berkaitan dengan sintesis zat-zat yang dibutuhkan untuk sistem kerja internal sel. Sel otot volunteer (antagonis) menyimpan ion-ion kalsium, yang digunakan pada saat kontraksi otot.

9.    Jelaskan mengapa retikulum endoplasma halus lebih kecil daripada retikulum endoplasma kasar.
Jawab : Protein adalah molekul yang kompleks dan bervariasi

Penjelasan : Ribosom adalah tempat terjadinya sintesis protein yang ada pada semua sel. Protein adalah molekul kompleks dan ada ribuan jenis protein yang dikodekan oleh DNA. Ribosom dalam retikulum endoplasma kasar menyediakan tempat terjadinya sintesis dengan cara yang teratur. Sintesis protein adalah proses yang berkelanjutan dan kompleks dan hanya terkadi atas instruksi khusus dari DNA. Retikulum endoplasma menyediakan matriks untuk memungkinkan terjadinya instruksi tersebut, sehingga retikulum endoplasma kasar berukuran lebih besar daripada retikulum endoplasma halus.

soal - soal biologi

1.    Apakah fungsi mitokondria?
Jawab : Menghasilkan energi kimia dari gula
Penjelasan : Mitokondria, melalui tiga tahap proses, memecah gula untuk membentuk senyawa penyimpan energi ATP Respirasi selular berlangsung di dalam matriks dan sepanjang membran krista pada mitokondria, di mana terdapat enzim berkonsentrasi tinggi untuk memfasilitasi proses. Respirasi selular adalah proses yang mengubah ATP (adenosina trifosfat) menjadi glukosa. ATP adalah senyawa penyimpan energi yang mirip dengan DNA karena mengandung nukleotida adenina yang terikat ke gula ribosa yang pada akhirnya, terikat pada tiga kelompok fosfat. Ketika ikatan  kovalen  antara kelompok fosfat ini putus, dilepaskan energi yang dapat digunakan sel sebagai tenaga untuk proses-proses biologi seperti sintesis protein.

2.    Manakah rumus yang menggambarkan seluruh reaksi yang berlangsung saat respirasi selular? Jawab : C6H1206 + 6O2 à 6CO2 + 6H2O + 3 ATP

3.    Disebut apakah tahapan awal pada proses respirasi selular?
Jawab : Glikosis
Penjelasan : Tahap awal respirasi selular adalah pemutusan glukosa, yang disebut dengan"glikosis".

4.    Berikut ini, organisme manakah yang tidak memiliki mitokondria? 
Jawab : Bakteri
Penjelasan : Meskipun sel-sel prokariotik seperti bakteria mengalami respirasi selular, proses itu berlangsung didalam sitoplasma dan sepanjang membran plasma, bukan di dalam mitokondria seperti pada sel-sel eurkariotik. 

5.    Manakah bukti yang tidak mendukung teori bahwa mitokondria awalnya adalah sel-sel bakteri independen? 
Jawab : Membran krista pada mitokondria berupa lipatan
Penjelasan : Lipatan-lipatan yang banyak pada membran krista memperbesar area permukaannya, menjadikannya lebih efektif dalam menghasilkan ATP. Respirasi selular berlangsung di membran plasma bakteri, yang bukan merupakan lipatan.

6.    Selain gula, molekul lain apakah yang dibutuhkan untuk respirasi selular?
Jawab : oksigen
Penjelasan : Respirasi selular membutuhkan oksigen sebagai akseptor elektron berenergi rendah.  ketika elektron berenergi lebih tinggi terikat ke oksigen, energi berlebihan dilepaskan, yang membantu menciptakan gradien pH berlanjut ke produksi ATP.

7.    Berikut ini, manakah jenis sel yang memiliki mitokondria terbanyak?
Jawab : Otot jantung
Penjelasan : Otot jantung membutuhkan ribuan mitokondria untuk menyediakan cukup ATP agar jantung terus memompa

8.    Berapa molekul ATP yang dihasilkan pada tahap transport elektron dalam respirasi selular? 
Jawab : 32
Penjelasan : 36 molekul ATP dihasilkan selama proses respirasi selular. Namun masing-masing tahap menghasilkan jumlah yang berbeda-beda. Saat glikolisis dihasilkan dua molekul ATP. Pada siklus asam sitrat, dihasilkan dua molekul ATP lainnya. Pada rantai transport elektron dihasilkan 32 molekul ATP.

9.    Bagaimana struktur mitokondria mendukung fungsinya dalam respirasi seluler?
Jawab : Krista membran yang berlipat
Penjelasan : Membran yang berlipat menambah luas permukaan, sehingga meningkatkan produksi ATP. 

10. Apakah hubungan alami antara sel-sel eurkariotik sederhana dan sel-sel mitokondria?
Jawab : Simbiotik

Penjelasan : Hubungan antara sel-sel eukariotik sederhana dan sel-sel mitokondria adalah simbiosis karena kedua organisme diuntungkan. Mitokondria terlindungi sedangkan sel-sel eukariotik menerima sumber energi.

soal biologi

1.    Berikut ini, manakah yang bukan fungsi sitoskeleton?
Sintesis protein
Sintesis protein tidak berlangsung di sitoskeleton, melainkan di bagian ribosom di dalam retikulum endoplasma.
2.    Berikut ini, manakah yang merupakan fungsi dinding sel? 
      Komunikasi sel
      Dinding sel memiliki lubang kecil disebut plasmodesmata untuk keluar masuk molekul, yang merupakan unit-unit komunikasi antara sel-sel yang berdekatan.
3.    Apakah nama sel (sel-sel) anggota badan yang bertanggung jawab untuk pergerakan eksternal? 
Silia dan Flagela
Silia dan flagela bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi keduanya berperan dalam pergerakan eksternal sel. Silia beat in unison to create movement, whereas flagella undulate. 
4.    Organisme manakah yang tidak memiliki dinding sel?
      Invertebrata
       Invertebrata adalah hewan. Hewan tidak memiliki dinding sel.
5.    Bahan apakah yang menyusun selulosa? 
Glukosa
Serat selulosa tersusun atas gabungan glukosa yang disebut mikrofibril.
6.    Apakah jenis makromolekul paling umum di bumi?
Polisakarida                       
Selulosa merupakan polisakarida karena tersusun atas monomer-monomer gula.
7.    Sistem apakah pada tubuh manusia yang analog dengan sel pada Sitoskeleton?
Rangka dan Otot
Seperti sistem rangka, sitoskeleton membentuk dan menopang sel. Seperti halnya sistem otot, sitoskeleton memungkinkan pergerakan selular.
8.    Manakah zat yang tidak berfungsi sebagai penopang?
Mikrofiber
Mikrofiber adalah komponen terkecil pada sitoskeleton. Fungsinya bukan untuk menopang dan membentuk sel melainkan untuk memudahkan pergerakan sel. 
9.    Urutkan serat-serat protein sitoskeleton dari yang terkecil hingga terbesar. 
Mikrofilamen, Serat-serat intermediat, Mikrotubulus
Mikrofilamen berdiameter sekitar 3-6 nanometer. Serat Intermediat berdiameter sekitar 10 nanometer.  Mikrotubulus berdiameter sekitar 20-25 nanometer.
10 Apakah persamaan antara silia dan flagela?
Keduanya terletak di bagian luar sel
Sebagai bagian tubuh sel, letak silia dan flagela tersambung dengan bagian luar sel-sel.